Hukum Menolak Ajakan Suami

edit
idak kalah pentingnya untuk di angkat permasalahan yang satu ini mengingat urgensinya, karena masih banyak para istri yang menolak ajakan ( untuk bersetubuh ) dengan berbagai alasan. Rasulullah bersabda :
Dari Abu Ali, yaitu Thalq bin Ali  bahwasanya Rasulullah bersabda: "Jikalau seorang lelaki mengajak istrinya untuk keperluannya (masuk ke tempat tidur) maka wajiblah istri itu mendatangi (mengabulkan) kehendak suaminya itu, sekalipun di saat itu istri itu sedang ada di dapur ( sedang memasak )." Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan an-Nasa'i dan Tirmidzi berkata bahwa ini adalah hadits hasan.

“Dari Abu Hurairah  katanya: "Rasulullah bersabda: "Jikalau seorang lelaki mengajak istrinya ketempat tidurnya, tetapi istrinya itu menolak, lalu suaminya itu menjadi marah pada malam harinya itu, maka para malaikat melaknati (mengutuk) istrinya itu sampai waktu pagi." (Muttafaq 'alaih)

Dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim yang lain lagi, disebutkan demikian: "Rasulullah bersabda:  "Apabila seorang istri meninggalkan tempat tidur suaminya pada malam harinya ( menolak ajakan suaminya ), maka ia dilaknat oleh para malaikat sampai waktu pagi."

Syaikhul Allamah 'Alaudin berkata: "Ibnu Khuzaimah meriwayatkan dalam kitab shahihnya diringkaskan dari Muhammad bin Munkadir dari Jabir bin Abdullah radhiallahu 'anhuma, katanya: "Rasulullah  bersabda: "Tiga macam orang yang tidak diterima oleh Allah shalat mereka dan tidak ada kebaikan mereka yang naik ( ke langit ) yaitu hamba sahaya yang melarikan diri sehingga ia kembali kepada pemiliknya, lalu meletakkan tangannya di tangan pemiliknya tadi (yakni menyerah bulat-bulat), juga wanita yang suaminya murka padanya sehingga suaminya itu rela kembali ,dan orang mabuk sehingga sadar lagi."

Dalam riwayat lain lagi disebutkan sabda Rasulullah  demikian: "Demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaanNya, tiada seorang lelakipun yang mengajak istrinya untuk datang di tempat tidurnya ( bersetubuh ), lalu istri itu menolak ajakannya, melainkan semua penghuni yang ada di langit (yakni para malaikat) murka pada wanita itu sehingga suaminya rela padanya ( yakni mengampuni kesalahannya.) "
Masya Allah, segitu dahsyatnya kah permasalahan yang sering di abaikan oleh para istri. jadi tidak ada alasan lagi untuk menolak. wallahu a'lam